Posts

Showing posts from October, 2023

PEMKOT MADIUN CIPTAKAN PENYEBRANGAN KASIH SAYANG, MUDAHNYA ARUS LALU LINTAS WISATAWAN

Image
Penyebrangan Kasih Sayang Kota Madiun MADIUN – Adanya sejumlah wisata di Pahlawan Street Center (PSC), menjadikan arus lalu lintas semakin padat. Kemacetan panjang dan membludaknya pengunjung, terlebih pada hari-hari weekend merupakan faktor utama munculnya situasi tersebut. Akibatnya, sejumlah pengunjung mengalami kesulitan berpindah lokasi wisata. Baca Juga : Angka Stunting Kota Madiu Turun   Penyebrangan Kasih Sayang Kota Madiun, merupakan terobosan baru Pemerintah Kota (PemKot) Madiun dalam menangani masalah tersebut. Dinamakan jembatan ini diambil dari kebiasaan manusia yang selalu bergandengan tangan saat hendak menyebrang jalan dan keluarga. “Semua wisata kita basisnya keluarga khususnya di PSC, kalau kesini pasti bawa anak dan istri kemudian digandeng. Makanya ini dinamai penyebrangan kasih sayang”, ucap Wali Kota Madiun, Maidi. Dengan adanya penyebrangan tersebut, wisatawan senang dan kondisi lalu lintas di PSC semakin tertata. Macetnya kendaraan kini dapat ditekan. (si...

Kegelisahan Pedagang Makanan Kota Madiun, Akibat Melonjaknya Harga Beras

Image
Beras Naik, Pedagang Menjerit MADIUN – Naiknya harga beras, menjadikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner Kota Madiun terancam tutup. Wali Kota Madiun Maidi, melakukan serangkaian upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian Kota Madiun, sehingga pelaku UMKM di bidang kuliner tidak jadi tutup.   Dalam kesempatan ini, langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun atasi beras naik dengan melakukan kerja sama dengan petani Kota Madiun. Maidi melarang pemilik warung makanan menaikkan harga makananya. “Penjual kuliner di Kota Madiun tidak boleh menaikkan harga makanan seenaknya sendiri, jika naik maka pembeli akan menurun, dengan demikian laju ekonomi Kota Madiun juga semakin turun”,ucap Maidi (7/9). Baca Juga : Penghargaan Lingkungan Hidup Pemkot mensubsidi UMKM Kuliner Kota Madiun berupa beras dan bahan makanan lain dengan harga murah melalui Warung Tekan Inflasi yang disediakan di enam tempat.(sijul/madiun).      

SENYUM SUMRINGAH PEDAGANG, AKIBAT TURUNNYA ANGKA STUNTING DI KOTA MADIUN

Image
  Stop Stunting, Ekonomi Gassss MADIUN – Saat ini pemerintah Indonesia gencar memberantas stunting. Seperti yang kita ketahui, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kurangnya asupan gizi, hal ini ditandai dengan adanya panjang atau tinggi badan anak dibawah ukuran standar. Berbagai upaya dilakukan oleh beberapa daerah untuk melakukan “Stop Stunting”, salah satunya Kota Madiun. Turunya angka stunting di Kota Madiun, tentunya tidak lepas dari berbagai upaya penanganan dan pencegahan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota dan Dinas Kesehatan Kota Madiun. “Saat ini angka stunting di Kota Madiun mencapai 9,7 persen, target kita di angka 7 hingga 6 persen”, ucap Wali Kota Madiun, Maidi, (6/9). Dalam kesempatan yang sama, Maidi tidak hanya fokus pada gizi balita namun pada ibu hamil juga diperhatikan. Pemerintah Kota Madiun menyiapkan anggaran sekitar Rp. 5,4 Miliar yang didistribusikan melalui program Warung Stop Stunting (WSS). Pemkot dan DinKes tidak h...